Bagi yang mengalami kesulitan login
dapat mengirimkan email ke email St. Agnes
Email: Password:
Lupa Password
Artikel
Workshop bersama Ubaya

Dalam Rangka Lustrum Ke 11 SMAK Santa Agnes, Dua Dosen Ubaya Isi Workshop (artikel ditulis oleh: Fadjar Effendi Rasyid)

Tepatnya Kamis, 11 Oktober 2018, dua dosen Ubaya ditunjuk menjadi pembicara di dua workshop berbeda yang diadakan oleh SMAK St. Agnes Surabaya. Workshop ini diadakan sebagai salah satu rangkaian acara Sosialisasi Expo Budaya dalam rangka Lustrum ke-11. Workshop ini melibatkan 600 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok besar. Kelompok pertama yakni 400 siswa gabungan dari kelas X dan kelas XII, dan kelompok kedua yakni 200 siswa kelas XI. Kedua workshop ini diadakan pada jam 12:30 hingga 14:00.

Workshop pertama mengambil tema: “Motivasi Berprestasi” dan diisi oleh Dr. Dra. Setiasih, M.Kes. Psikolog., dosen dari Fakultas Psikologi Ubaya. Workshop pertama ini diwajibkan untuk anak-anak SMA kelas X dan XII. “Ini diberikan kepada kelas X dan XII karena di usia tersebut anak-anak sedang menghadapi pilihan untuk studi lanjut, baik IPA-IPS untuk kelas X, ataupun studi lanjut di perguruan tinggi,” ungkap Dra. Lusia Yekti Handayani, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum SMA St. Agnes. Workshop ini dilakukan di Gereja Katolik Kristus Raja Surabaya yang tidak jauh dari lokasi SMA St. Agnes.

Dalam workshop yang pertama ini, Setiasih memaparkan pentingnya bagi siswa untuk membedakan antara mimpi dan goal. “Kalau mimpi itu hanya angan-angan, tapi kalau goal itu harus disertai dengan tindakan yang nyata,” tegasnya. Lebih lanjut lagi, Setiasih memaparkan pentingnya memiliki tujuan dan tidak hanya berhenti di mimpi, karena jika berhenti di mimpi manusia cenderung kehilangan arah dan tidak bertindak secara nyata. “Jika kita memiliki tujuan / goal, itu akan memberi kita fokus dan otomatis kita akan selangkah lebih dekat dalam menyelesaikan tujuan tersebut,” jelas dosen berkacamata ini.

Workshop kedua dengan tajuk utama “Aturan Penggunaan Media Sosial di Kalangan Remaja SMA” ini mengundang narasumber lain yang tidak kalah berpengalaman di bidangnya yakni Njoto Benarkah S.T., M.Sc., Direktur SIM Universitas Surabaya. Dalam workshop kedua ini Njoto menekankan mengenai pentingnya untuk bijak dalam bermedsos. “Kalau mau makan, upload dulu atau foto makannya dulu? Hayoo,” ungkapnya jahil disambut gelak tawa dari siswa. Njoto menekankan pentingnya menahan diri dalam mengupload hal-hal yang tidak perlu, karena semakin sering dan semakin detail kita upload akan semakin rentan mengalami kejahatan. Njoto juga mengungkapkan cara-cara bermedsos dengan bijak yang mudah diingat “3 point saja. Pertama: jangan alay, kedua: Jangan memprovokasi, ketiga: lebih berempati pada orang lain,” jelasnya.

Kurang lebih 600 siswa yang hadir sangat menikmati proses workshop yang diadakan. Terbukti dari jumlah siswa yang mengungkapkan pertanyaan ataupun keprihatinannya dengan narasumber sambil berdiskusi dengan dinamis. “Kedua workshopini memang termasuk dalam kurikulum yang dirancang oleh guru BK, dan berfungsi sebagai bagian dalam pembinaan khusus karakter siswa,” ungkap Lusia. Kedua tema ini sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tepat sasaran sesuai dengan umur dan kebutuhan peserta, lantas mereka sangat menikmatinya. (sml)

 


...[selengkapnya]
Jelajah KRI

JELAJAH KAPAL KEPAHLAWANAN

HARI PAHLAWAN 2017

30 OKTOBER – 1 NOVEMBER 2017

 

<!--[if gte vml 1]> <!--[endif]-->

Hai, teman-teman! Apakah kalian pernah naik kapal? Kali ini, saya akan menceritakan pengalaman saya naik kapal, nih. Eitts, bukan kapal sembarangan loh! Kapal ini adalah KRI dr. Soeharso yang merupakan kapal bantu kesehatan TNI Angkatan Laut. Kapal ini terdiri dari 6 lantai dan sangat luas. Mereka bisa melakukan operasi di dalam kapal, loh! Pemandangan dari atas kapal juga sangat indah.

<!--[if gte vml 1]> <!--[endif]-->

Saya berangkat mewakili sekolah bersama dengan teman-teman saya,Victor Marcellino Liangga dan Ni Putu Kartika Paramita, serta guru sejarah saya Pak Robert Tajuddin. Perjalanan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2017 dan diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia yang berkerjasama dengan TNI Angkatan Laut Armada Timur. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 2 malam di atas kapal di selat Madura. Ini adalah kegiatan besar yang bertaraf provinsi. Peserta diambil dari 114 orang peserta olimpiade pahlawan sejarah yang dilaksanakan tanggal 18 Oktober yang lalu. 31 orang guru pendamping dari masing-masing sekolah. Ditambah dengan beberapa instansi sosial di provinsi Jawa Timur, seperti Karang Taruna, TAGANA, Pesantren, Pramuka, dan lain-lain.

 

Kami tidur di atas kapal. Jangan salah tangkap ya! Kapal ini berbeda dengan kapal yang kita naiki ketika ingin menyeberang dari Banyuwangi ke Bali. Jadi memang di kapal ini ada kamar tidurnya. Tapi, karena pesertanya ada sekitar 400 orang, jadi kamar yang ada masih kurang. Kamar perawatan juga dijadikan kamar tidur. Bagi yang putra, tidurnya di car deck, yaitu tempat parkir mobil. Tapi tidak tidur di bawah, ya! Para tentara menyediakan tempat tidur untuk mereka meskipun bukan ranjang.

 

Kegiatannya bermacam-macam. Ada pelepasan kapal oleh para pejabat TNI Angkatan Laut, bakti sosial, materi yang disampaikan oleh putra dari Bung Tomo. Bakti sosial itu dilakukan pada hari kedua di Kabupaten Bangkalan, Madura. Upacara penutupan dilaksanakan di hari ketiga di deck heli kapal dan ditutup secara langsung oleh Ibu Menteri Sosial Republik Indonesia. Kami juga sempat mengunjungi KRI Dewaruci dan Monumen Jales Viva Jaya Mahe.

<!--[if gte vml 1]> <!--[endif]-->

Foto bersama peserta dari SMA Hang Tuah Surabaya di depan KRI Dewaruci.

 

Banyak pengalaman yang saya dapatkan dari perjalanan ini. Kata-kata yang paling berkesan bagi saya adalah “Hadiah terbaik bagi seorang pembicara adalah didengarkan dan dilakukan.” Kesederhanaan, kebersamaan dan sikap saling menghargai yang diajarkan melalui kebiasaan berbagi meskipun berbeda agama dan suku juga sangat berarti bagi saya. Intinya,  mengikuti kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang benar-benar ingin saya terapkan dan juga bagikan.

 

Selain mendapatkan ilmu mengenai bela negara, kami juga mendapatkan banyak pengalaman baru, kenalan baru, bisa juga cuci mata, dapat sangu pula! Bebar-benar seru loh! Jarang-jarang ada kegiatan seperti ini. Sungguh kesempatan yang tak kan terlupa!

 

Nah pesan dari kegiatan ini bagi kita sebagai pemuda zaman ini adalah bahwa kita harus bisa menjadi sumber pengaruh yang baik agar bisa memajukan Indonesia. Masa depan negara Indonesia terletak di tangan kita sebagai kaum muda penerus bangsa. Melalui kegiatan seperti ini kita bisa menyadari hal-hal tersebut. Semoga dengan sharing pengalaman saya ini, kalian terinspirasi untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

(Imelda Juliana, XI Bahasa)

...[selengkapnya]
Puisi Vania Ozora XII Bahasa

Kelabu di Antara Biru

 

Manik pekatmu terasa pudar hari ini,

Ujarku padamu, “ baik – baik sajakah  dirimu?”

 

Putihmu menjadi abu –abu

Merahmu tiba – tiba menjadi hitam

Dan guratan biru milikmu terkontaminasi menjadi kelabu

 

Bibirmu berujar  mengenai sesuatu yang menyedihkan

Dan aku tersentak akannya

 

Seperti cakrawala senja yang mendengarmu

Rembulan yang berjalan dari kediamannya, merintih akanmu

 

Kau,

Sahabatku

 

Kita memang kelabu di antara biru

Namun kita bersama dan akan selalu seperti itu

Kita memang kelabu di antara biru

Yang sendu akan situasi

 

 

Kau dan aku adalah satu

Kita telah menyatu

Dalam hujan dan tawa sang surya

Dalam awan dan kepergiannya

 

Kau,sahabatku

 

Aku ingin berkata padamu,

“ aku sungguh mengasihimu”

 

 

 

Kelabu di Antara Biru

Vania Ozora

XII Bahasa

...[selengkapnya]
Puisi Pluto oleh Santa Neke XII Bahasa

Pluto

Santa Neke

XII Bahasa

 

Kau dapat dengan mudahnya membuat diriku berpikir bahwa kau adalah pusat dari galaksi Bima Sakti ini

Kau bagaikan matahari yang merupakan pusat nya

Dan aku bagaikan pluto yang tak dianggap

Aku jauh dari kehangatanmu

Aku jauh dari ruang lingkupmu

 

Aku berbeda dari merkurius yang sangat dekat denganmu

Sang merkurius yang dapat berbagi suka dan duka bersama

Sang merkurius yang dengan mudahnya mendapatkan kehangatanmu

Sang merkurius yang selalu ada dan menemanimu

 

Aku ingin bercerita kepada para bintang

Betapa tak adilnya alam ini

Tetapi ku tak mempunyai cukup keberanian

Aku ingin bercerita kepada para satelit

Mengapa alam sungguh tak adil kepadaku

Tetapi lagi-lagi aku terlalu takut untuk itu

 

Pada akhirnya aku hanya menyimpan semua ini untuk diriku sendiri

Pada akhirnya aku, pluto yang kesepian ini akan selamanya sendiri

Dan pada akhirnya aku, sang pluto ini akan terus mencintai sang matahari dengan tulus

walau sampai kapanpun tak akan pernah terbalaskan

...[selengkapnya]
Cerpen Vania Ozora XII Bahasa

Serpihan Dunianya

 

Vania Ozora / XII Bahasa

SMAK Santa Agnes

 

??

Ada setitik cahaya di ujung jalan yang menyilaukan maniknya. Semakin dekat, semakin dekat, membuat kelopaknya menutup lebih rapat. Tanpa ia sangka, tubuhnya terguyur genangan air hujan di tengah jalan. Cahaya yang menyilaukan maniknya itu telah hilang melewatinya. Lalu, ia terdiam di sana.

??

Cakrawala tersenyum cerah ke arah gadis kecil di ujung sana, surya menghangatkan puncak kepalanya, embusan udara mengusap kulit miliknya dengan lembut, dan maniknya tak melihat apapun. Hanya mendengar dan merasakannya.

??

Langkahnya menggebu - gebu menuruni jalan bebatuan di sana, dengan segenggam kelopak lotus. Rerumputan mengkhawatirkannya, dedaunan mengiringi langkahnya. Air bercucur dari pelipis kepalanya dan dirinya terjatuh di hadapan kediamannya sendiri. Ia sudah terjatuh sebanyak tiga kali, namun ia bangkit sebanyak empat kali. Segenggam kelopak lotus dan dirinya melewati gerbang kayu di sana dengan secercah harapan yang tercurah pada perasaannya.

??

Seorang pemuda bermantel marun mengayuh sepeda tua itu dengan sekuat tenaga. Menuruni jalanan di sana, hingga dirinya terjatuh dan membuat pergelangan kakinya terkilir. Tetapi, ia kembali berdiri dan berlari. Dengan sebuah cangkir tua berwarna putih kusam. Ranting pepohonan terisak padanya, kumbang di atas pohon kini terbang menemaninya. Sebuah padang rumput luas tampak pada irisnya. Langkah terseok - seoknya menjamah ilalang di sana dengan kebahagian dan bulir air yang menetes dari pelupuk matanya. Embusan udara bersorak sorai padanya dan rembulan mulai menampakkan dirinya.

??

Dirinya masih terdiam di sana. Genangan air hujan yang baru saja mengguyurnya seolah membuat sesuatu yang baru dalam hidupnya. Maniknya, manik kelabu itu melihat semuanya. Semua itu. Serpihan dunianya.

 

- Kelabu yang menghapus hitam

Kelabu yang menghapus putih

Kelabu yang menunjukkan segalanya -

Tamat 

...[selengkapnya]
PUISI Lucky Aditya Nugroho XII Bahasa

Indonesia

 

Indonesia

Bukan soal ras, suku, ataupun agamanya

Bukan tentang pribumi maupun kepribadian

Indonesia itu persatuan

 

Indonesia

Bukan persoalan tentang reklamasi ataupun organisasi

Bukan juga tentang intimidasi dan provokasi

Indonesia itu demokrasi

 

Indonesia

Burung Garuda - Pancasila adalah Lambang dan Dasar negara

Bhinneka Tunggal ika semboyannya, dan

UUD'45 hukumnya

 

 

Kita terlahir dengan suatu perbedaan

Perbedaan yang saling melengkapi

Bukan untuk membebani, ataupun

Diskriminasi

 

Kita terlahir di negara demokrasi

Dimana rakyat harusnya berdaulat

Bukan saling terjerat emosi, hingga

Bergulat

 

Kita adalah kesatuan

Yang membuat sebuah perubahan

Yang membawa kemajuan

Untuk menggapai angan-angan

 

 

Lucky Aditya Nugroho

XII Bahasa

...[selengkapnya]
Renungan

"Aku cuma bisa sampe jam 4 aja ya soalnya travelku jam 5"
"Mau kemana kamu?"
"Ya pasti pulang lah" (dijawab sama orang lain)
"Hadu, pulangan kamu"
_________
"Seru banget ya kemarin"
"Hah? Apa?"
"Dia kan gaikut. Jadinya gatau"
"Oh iya sih. Makanya jangan pulang mulu!"
__________
Sampai sekarang, saya masih belajar. Belajar untuk tidak mengejek, memojokkan, atau menyalahkan.

Saya berusaha memahami bahwa
mereka yang pulang, mungkin memang butuh pulang.
Butuh makan masakan ibu,ceramahnya ayah, tengilnya kakak, atau mungkin ejekan adiknya. Mereka butuh untuk sekedar 'melihat' dan mungkin tertawa lepas dengan semua keluarganya.

Selama mereka tidak merepotkanmu, selama mereka  masih meluangkan waktu mengerjakan tugas kelompok diantara quality time bersama keluarganya, selama mereka tidak lupa bahwa senin pagi harus kembali kuliah, selama itu juga, kalian tak perlu risau.

Cobalah untuk ada di posisi orang tuanya, 

"Bu, dedek kok belum pulang ya? Udah sebulan, ayah kangen nih"

Atau cobalah untuk ada di posisi adik kecilnya,

"Kakak kok belum pulang ya? Biasanya kalo ada PR kayak gini aku nanyanya sama kakak"

Mungkin mereka bisa komunikasi melalui handphone, tapi jelas rasanya akan berbeda dengan pertemuan secara langsung.

Terkadang kita merasa mereka anak mama, anak manja dsb, tapi pernahkah kalian tau betapa senangnya orang tua mereka melihat kedatangan anaknya?

Sebuah kisah datang dari sepupu saya, yang saat itu merantau untuk melanjutkan pendidikan. Ia bercerita bahwa sejak beberapa bulan sebelumnya, ibunya meminta untuk dia pulang, karena ayahnya  sedang sakit. Namun, sepupu saya berpikir  bahwa ayahnya akan sembuh, selain itu ia masih disibukkan dengan urusan pendidikannya hingga akhirnya ia menerima kabar bahwa Tuhan telah memanggil ayahnya. Sungguh, penyesalan yang amat dalam ia rasakan. Bahkan di detik detik terakhir ayahnya, ia tak sempat menemani.

Lain cerita, guru saya mengatakan bahwa karena perpisahan kedua orang tuanya membuat beliau harus menahan rindu untuk bertemu ayahnya selama 2 tahun.

Setelah 2 tahun, beliau dan ayahnya bisa bertemu. Beliau berkata bahwa ayahnya sangat senang dan berterimakasih padanya karena mau bertemu lagi dengan ayahnya. Namun tak disangka kalau pertemuan itu menjadi pertemuan terakhir dengan ayahnya, karena 2 minggu setelah pertemuan itu, ayah beliau wafat.

Begitulah, tak ada yang tahu Rencana-Nya dan sekarang saya paham, bahwa pulang ke rumah adalah sebuah keistimewaan. Maka selagi bisa, pulanglah. Jangan biarkan penyesalan- penyesalan selanjutnya datang.

Saras Dwi Anugrah P.K.  Jurnalis MOST Lulus tahun 2015

 

...[selengkapnya]
Surat untuk Mama (Calvin Christian X - 8)
Surat untuk Mama ini mendapatkan Juara III pelajar SMA se Surabaya. 
...[selengkapnya]
CARA BERHITUNG CEPAT


1. Perkalian 9, 99, atau 999

Mengalikan dengan 9 sebenarnya adalah mengalikan dengan 10-1.

Jadi, 9×9 sama saja dengan 9 x (10-1) = 9×10-9 = 90-9 = 81.

Ayo coba contoh yang lebih sulit:

46×9 = 46× (10-1) = 460-46 = 414.

Satu contoh lagi:

68×9 = 680-68 = 612.

Untuk perkalian 99, artinya kita mengalikan dengan 100-1.

Jadi, 46×99 = 46 x (100-1) = 4600-46 = 4554.

Kalo udah gitu, kalian semua pasti tahu bahwa perkalian 999 sama dengan perkalian 1000-1

38×999 = 38 x (1000-1) = 38000-38 = 37962.


Masih bisa ngikuti? ayo kita lanjut


2. Perkalian 11


Perkalian 11 artinya kita menjumlahkan sepasang angka, kecuali bagi angka yang ada di bagian ujung


Lebih jelasnya gw jelasin di bawah ini :


untuk perkalian 436 dengan 11 mulailah dari kanan ke kiri (selalu dari kanan ke kiri ya)

Pertama tulis 6 lalu jumlahkan 6 dengan angka di sebelahnya yaitu 3 sehingga didapatkan angka 9

Tuliskan 9 disebelah kiri 6.

Lalu jumlahkan 3 dengan 4 untuk mendapat angka 7. Tuliskan angka 7.

Terakhir tuliskan angka yang paling kiri yaitu 4.

Jadi, 436×11 = 4796.

Ayo kita buat contoh yang lebih sulit: 3254×11.

(3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = 35794.

Ingat selalu mulai dari kanan ke kiri yak!

Sekarang contoh yang lebih sulit lagi: 4657×11.


(4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).

Mulai dari kanan tuliskan angka 7.

Lalu 5+7=12.

Tuliskan 2 dan simpan angka 1.

6+5 = 11, tambah 1 yang tadi kita simpan = 12.

Sekali lagi tuliskan 2 dan simpan 1.

4+6 = 10, tambah 1 yang tadi kita simpan = 11.

So, tuliskan 1 dan simpan 1.

Terakhir angka paling kiri, 4, tambahkan dengan 1 yang tadi kita simpan.

Jadilah, 4657×11 = 51227 .

Hehehe, mantepkan? ini masih ga terlalu sulit...ayo jalan lagi


3. Perkalian 5, 25, or 125


Perkalian dengan 5 sama saja mengalikan dengan 10 lalu di bagi 2, CATATAN : Untuk perkalian dengan 10 cukup tambahkan 0 di dibagian belakang angka


Contoh : 1000 x 5 = 5000


Lagi, 12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.

Contoh yang lain:

64×5 = 640/2 = 320.

Juga, 4286×5 = 42860/2 = 21430.

Untuk perkalian 25, sama saja kita kalikan dengan 100 (tambahkan dua angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 4. CATATAN : Untuk pembagian dengan 4, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak dua kali

64×25 = 6400/4 = 3200/2 = 1600.

58×25 = 5800/4 = 2900/2 = 1450.

Untuk perkalian 125, sama saja kita kalikan dengan 1000 (tambahkan tiga angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 8. CATATAN : Untuk pembagian dengan 8, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak tiga kali

32×125 = 32000/8 = 16000/4 = 8000/2 = 4000.

48×125 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.


Mudah kan? hehehe melangkah lagi!


4. Mengalikan dua bilangan yang mempunyai selisih 2, 4, atau 6



Untuk perkalian seperti ini gw langsung kasi contoh ya


Ambil contoh : 12×14. (14 - 12 = 2...jadi metode ini bisa dipakai)

Pertama kita cari angka tengah antara 12 dan 14...So,

12

13

14

(artinya 13 adalah angka tengah), berikutnya kita tinggal membuat perkalian 13 x 13 lalu di kurangi 1...

12×14 = (13×13)-1 = 168.

16×18 = (17×17)-1 = 288.

99×101 = (100×100)-1 = 10000-1 = 9999

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 4, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 4,
Ok ini contohnya :


11×15 = (13×13)-4 = 169-4 = 165.

13×17 = (15×15)-4 = 225-4 = 221.

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 6, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya...buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 9,
Ok ini contohnya :


12×18 = (15×15)-9 = 216.

17×23 = (20×20)-9 = 391.


Hehehe...trik ini bisa di pakai bukan hanya untuk belasan tapi bisa sampai ribuan...

Masih ada trik lagi....ntar gw sambung...
Tengkyu all

Naaah sudah makan...sudah kenyang...sekarang kita sambung lagi pelajaran kita....hehehehehe

5. Pemangkatan bilangan puluhan yang berakhiran 5



Untuk yang ini bener2 gampang kok..


Contoh kita mau ngitung berapakah 35 x 35


Kita tinggal mengalikan 3 x 4 = 12 (angka 4 di dapat dari 3 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 35 x 35 = 1225


Mudahkan?
Contoh lagi : 65 x 65
Kalikan 6 x 7 = 42 (angka 7 di dapat dari 6 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 65 x 65 = 4225


Dari situ kita tahu bahwa pemangkatan bilangan puluhan berakhiran 5 pasti angka belakangnya 25


So 85 x 85 = 7225 (tahukan dari mana dapetinnya?)



6. Perkalian puluhan dimana digit pertama adalah sama dan jumlah digit kedua adalah 10


Contohnya kita ingin mengalikan 42 x 48...
Disini terlihat bahwa digit pertama puluhan di atas adalah sama yaitu 4
sedangkan jumlah dari digit kedua adalah 2 + 8 = 10


Cara cepatnya sederhana saja :
Kita kalikan 4 dengan 4+1 Jadi gini hasilnya 4 x (4+1) = 4 x 5 = 20
Tuliskan angka 20


Lanjut lagi kalikan 2 dengan 8 Jadi gini hasilnya 2 x 8 = 16
Tuliskan angka 16


Jadilah 42 x 48 = 2016


Gampang kan? contoh lagi
64 x 66


Kita buat
6 x (6+1) = 6 x 7 = 42
6 x 4 = 24
Hasilnya
64 x 66 = 4224


Masih bingung?
Contoh lagi :
83 x 87


Rumusnya
8 x (8+1) = 8 x 9 = 72
3 x 7 = 21
Hasilnya
83 x 87 = 7221



Ok bro and sis? hehehehe ajarkan ini ke putra putri anda
Nah untuk yang berikut ini agak sedikit rumit...tapi kalo disimak bisa kok bro


7. Pemangkatan Puluhan
Ini perlu sedikit konsentrasi


Ambil contoh kita ingin melakukan pemangkatan 58 alias 58 x 58


Langkah 1 :
Kalikan 5 dengan 5, 5 x 5 = 25
Kalikan 8 dengan 8, 8 x 8 = 64
Tuliskan ke dua hasil tadi dan jadilah 2564


Langkah 2 :
Kalikan 5 dengan 8 = 40
Gandakan hasil tersebut, 40 x 2 = 80
Tambahkan 1 angka 0, jadilah 800


Langkah 3 :
Jumlahkan 2564 dengan 800, 2564 + 800 = 3364
Itulah hasilnya



58 x 58 = 3364


Hehehe....masih bingung?
yuk contoh lagi yuk


32 x 32


Langkah 1 :
3 x 3 = 9 ----> tapi tuliskan 09 ya supaya 2 digit bisa tercipta
2 x 4 = 4 ----> tapi tuliskan 04 ya supaya 2 digit bisa tercipta
Kedua hasil di tulis menjai 0904


Langkah 2 :
3 x 2 = 6 GANDAKAN 6 x 2 = 12
Tambahkan satu 0 dibelakangnya dan jadilah 120


Langkah 3 :
120 + 0904 ----> artinya 120 + 904 = 1024
Itulah hasilnya


32 x 32 = 1024


Mantep kan?
Mau coba lagi?
Boleh!


67 x 67


6 x 6 = 36
7 x 7 = 49
3649


6 x 7 x 2 = 84 tambah satu 0 jadi 840


3649 + 840 = 4489


Sehingga 67 x 67 = 4489

...[selengkapnya]
Fungsi Teknologi bagi Manusia
Teknologi sangat dibutuhkan dari berbagai kalangan, apalagi di masa Era Globalisasi seperti sekarang ini ,karena Teknologi merupakan metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis. Memasuki Era Industrial pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.
Pada saat ini penggunaan Teknologi bukan merupakan hal yang tabu ,karena tidak dipungkiri lagi setiap orang sekarang seringkali menggunakan Teknologi untuk membantu menyelesaikan pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Siapa yang tidak mengetahui Teknologi ? , biasanya orang yang tidak mengerti tentang Teknologi sering dipanggil “Gaptek” alias Gagap Teknologi. Di Era Globalisasi masih Gaptek ?  kebanyakan orang yang tidak mengenal teknologi terkadang suka minder , malu sendiri karena yang lain sudah mengenal teknologi tapi dia seorang tidak mengenalnya, dan terkadang bisa menjadi sebuah ejekan dari oranglain, apalagi di zaman sekarang orang kerja pun harus mengerti Teknologi walaupun sedikit. Istilahnya apabila kita menguasai teknologi bisa dibilang kita bisa menggenggam dunia.
Maka dari itu sekarang banyak sekali sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi yang memprioritaskan Teknologi. Seperti di sekolah-sekolah dasar sekarang siswa kelas 1 pun sudah diajak berinteraksi dengan Teknologi tidak usah jauh-jauh seperti menggunakan komputer misalnya, dulu jangankan kelas 1 SD mungkin baru mengenal Teknologi komputer sekitar kelas 6 SD atau ketika SMP , lain lagi jika memang dirumahnya disediakan fasilitas yang memadai dan orangtuanya up to date dengan gadget. Bahkan sekarang ini banyak sekolah- sekolah dan Perguruan Tinggi yang berlomba-lomba untuk menjadi juara dalam bidang Teknologi. Baik dulu dan sekarang Teknologi terus berkembang menjadi lebih canggih ,efisien ,dan praktis. Seringkali yang lebih baru adalah yang lebih bagus, yang lebih canggih, yang paling keren , tetapi baik yang lama maupun yang baru masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri. Dan Teknologi yang baru diciptakan sudah pasti ingin menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari model sebelumnya. Teknologi juga dapat membawa dampak positif dan negatif, dampak negatifnya seringkali banyak orang yang menguasai Teknologi menyalahgunakan kemampuannya tersebut ,tapi ada juga dampak positif seperti mempermudah pekerjaaan, mendapatkan informasi ,pertukaran data ,dsb.
Kesimpulan :
Teknologi selalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari ,karena teknologi sudah dianggap sebagai alat mempermudah membantu setiap pekerjaan menjadi lebih efisien. Tapi ada baiknya Teknologi yang telah kita kuasai tidak digunakan dengan hal-hal yang negatif.
...[selengkapnya]
Jumlah Pengunjung:

© 2013 StAgnes WEB - Powered by iSTTS